Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Thursday, December 7, 2017

Kiat Mahesa : Mobil Buatan Indonesia Untuk Pedesaan!



Harum mobil yang dikatakan sepenuhnya buatan bangsa Indonesia, Esemka, sudah pudar. Namun dari balik kabut tebal yang menyelimuti pengembangan otomotif oleh tangan anak negeri muncul sinar baru, yaitu kendaraan pedesaan Kiat Mahesa Nusantara.
Sukiyat menjelaskan ihwal dirinya mengembangkan mobil pedesaan Mahesa. Awal pengembangan tak terlepas dari keberadaanya yang lahir sebagai anak petani. Ia memahami betul bagaimana kerja keras bapaknya sebagai petani. Masalah bagi petani bukan hanya ketika gagal panen, tetapi juga saat panen harga gabah pasti rendah.


"Masalah seperti itu tak terhindarkan. Makanya saya kepingin membantu petani, bagaimana meningkatkan produktifitas hasil panen dan memudahkan kerja para petani. Akhirnya saya kepikiran membuatkan moda transportasi ini," jelas Sukiyat di bengkel Kiat Motor, Jalan Klaten-Solo, Klaten, Jawa Tengah, Senin (2/10/2017).

Nama Mahesa tiba-tiba jadi buah bibir media setelah bengkel perakitannya, Kiat Motor, di Klaten, Jawa Tengah, dikunjungi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada pekan lalu. Bengkel itu pernah berkaitan dengan mobil Esemka yang dipakai Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo periode 2005-2012.
Dalam program Aiman di Kompas TV yang tayang pada Senin (25/9/2017), Sukiyat mengatakan, berbeda seperti Esemka yang dirancang dengan bantuan para Kepala Sekolah SMK di Pulau Jawa, pengembangan Mahesa didukung para tokoh otomotif Indonesia. Sukiyat membangun Mahesa dengan rencana lebih baik, belajar dari melintasi jalur berkelok pengembangan Esemka.

Tiga Varian

Mobil Mahesa memiliki tiga varian, yakni double cabin warna kuning yang dipatok Rp 70 juta, pick up kelir merah Rp 60 juta dan kendaraan alat pertanian warna putih Rp 50 juta. Menariknya mobil Mahesa ini bisa dihubungkan dengan alat pertanian lain karena di bagian belakang mempunyai power take off (PTO )yang dapat disambungkan ke peralatan mesin untuk membantu petani.





"Jadi mobil ini dilengkapi PTO yang mesinnya bisa disambungkan peralatan petani diantaranya, rice mill, water pump, dan lain-lain. PTO itu juga bisa disambungkan dengan generator listrik untuk menghasilkan listrik. Jadi petani di sawah bisa membawa generator listrik untuk menghidupkan mesin-mesin pertanian,” ungkap lelaki kelahiran 22 April 1957.
Selanjutnya, Sukiyat pun menyebutkan mobil mahesa bermesin diesel 650 cc dan memiliki satu silinder. Mobil ini memiliki kecepatan maksimum 55 km/jam. Ia menjelaskan memang sengaja memasang kecepatan maksimum yang tidak terlalu tinggi. Alasannya mobil ini hanya diperuntukkan untuk di desa dan sawah.
"Kendaran ini irit, menempuh jarak 30 kilometer hanya dengan konsumsi bahan bakar solar 1 liter," pungkasnya.




“Esemka tidak gagal, tapi memang untuk produksi tidak semudah itu. Segmennya, kalau dulu (Esemka) melawan, di luar itu kan banyak (saingan), ada (merek dari) Korea, Jepang. Kalau ini (Mahesa) kan segmennya untuk di desa,” ucap Sukiyat saat diwawancarai Aiman Witjaksono.

 Berada di segmen kendaraan pedesaan mungkin saja bikin Mahesa keluar dari radar para merek asing yang sudah berinvestasi ratusan miliar rupiah di dalam negeri. Meski begitu, ibarat bayi yang baru lahir, Mahesa bakal lebih tumbuh sehat dan kuat bila mendapat suntikan imunisasi biar terhindar dari penyakit.

Saat mengunjungi Kiat Motor, Jokowi mengatakan, tugas pemerintah mendorong gagasan seperti Kiat Mahesa Nusantara masuk ke pasar otomotif. Namun, bagaimana kekuatannya berkompetisi menjadi pertanyaan yang harus dijawab industri.
Baca selengkapnya

Wednesday, December 6, 2017

Review Motor Listrik Indonesia Viar Q1 Kelemahan & Kelebihan


Bro n Sist…
Beberapa waktu yang lalu, secara resmi PT. Triangle Motorindo telah meluncurkan sepeda motor listrik legal dan ber STNK yaitu Viar Q1. Motor ini mulai menarik perhatian para biker tanah air, pasalnya telah mengadopsi teknologi masa depan yaitu menggunakan energi listrik sebagai sumber tenaga.
Berbeda dengan sepeda listrik yang selama ini banyak kita jumpai di komplek-kompkek perumahan, Viar Q1 ini telah lulus uji layak jalan sehingga legal untuk digunakan di jalan raya.
Tidak tanggung-tanggung, dalam mendevelop motor skuter ini Viar menggandeng peusahaan raksaksa komponen otomotif asal Jerman yaitu Bosch untuk mensuplai keseluruhan komponen elektriknya. Viar sendiri hanya mendevelop rangka, body, suspensi dan pengereman. Menarik…
Adalah bro Jack Maulana, salah satu sahabat saya yang juga sesepuh di Indonesia Ride Adventure yang telah berkesempatan menjajal skuter ini untuk test jalan dari Sunter menuju Bogor dan akan kembali ke Sunter. Melalui blog ini bro Jack akan berbagi review komplit tentang skuter ini baik kelemahan maupun kelebihnnya.
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Berikut ini review kelebihan dan kekurangan motor listrik Indonesia Viar Q1 oleh Jack Maulana. Silahkan disimak…
Desain simpel
Desain motor ini cukup simpel. Garis desain membulat namun tidak berkesan retro. Justru terkesan seperti motor masa depan. Hehehe
Fiture cukup lengkap
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Motor ini dilengkapi dengan bagasi penyimpanan dibawah jok dengan volume 7 liter. Gak luas sih, tapi cukup untuk menyimpan jas hujan dan note book.
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Di bagian depan terdapat ruang penyimpanan untuk botol minuman yang juga bisa digunakan untuk menyimpan gadget. Disitu sudah ada sumber listrik untuk mencharge gadget dengan koneksi USB. Jadi gak perlu beli charger lagi.
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Panel instrumen terlihat simpel dengan indikator kecepatan digital tampil dominan dipadu dengan odo meter dan indikator kapasitas baterai.
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Ada juga fitur pengaman motor ini yaitu motor listrik akan terkunci/ mengerem jika kondisi off. Otomatis roda belakang tidak bisa diputar. Untuk melepaskan brake pada motor, harus menggunakan kunci kontak.
Riding position mirip skutik entry level
Duduk diatas motor ini gak ada yang aneh, sama saja dengan naik motor matic semacam Mio/ Beat. Tapi Viar Q1 ini jok nya lebih lebar dan lumayan empuk. Untuk postur dengan tinggi 165 cm, dengkul masih aman.
Suspensi belakang terlalu lembut
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Suspensi depan terasa pas. Lembut dan nyaman. Suspensi belakang terasa terlalu lembut. Sangat nyaman untuk dipakai sendiri. Tapi jika dipakai boncengan terasa mengayun, meskipun info dari Viar menyebutkan bahwa bobot maksimal yang bisa diangkut oleh skuter ini adalah 140 kg.
Tersedia saklar selektor untuk low & high
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Skuter ini dilengkapi dengan selector switch Low dan High. Letak saklar ini di samping tombol starter. Low untuk tanjakan dan high untuk jalan datar dengan kecepatan tinggi.
Performa mumpuni
Mencoba berakselerasi dengan skuter ini, ternyata gak malu-maluin. Motor skuter langsung ngacir begitu selongsong diputar. Tenaga terasa berisi terus. Saat baterai kondisi full, motor ini sanggup melaju lebih dari 60 kpj. Sekitar 65 kpj.
Pengereman mantap
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Review Kelemahan & Kelebihan Motor Listrik Indonesia Viar Q1
Didukung dengan rem cakram baik di depan maupun belakang, pengereman skuter ini sangat baik. Lebih dari cukup.
Handling lincah
Layaknya skuter berdimensi kecil lainnya, skuter ini sangat cocok untuk perkotaan. Skuter mudah dikendalikan meliak-liuk di tengah kemacetan.
Konsumsi listrik irit
Satu kali ngecharge dari kosong sampai full butuh listrik 2kwh atau sekitar 2800an rupiah, bisa dipakai sejauh 70 km. Luar biasa irit. Yang jelas Go Green.
Kesimpulan
Skuter ini cocok untuk kendaraan operasional jarak dekat. Selama belum tersedia SPLU yang banyak, maka masih merepotkan untuk perjalanan jarak jauh. Top speed yang hanya berkisar di 60an kpj memang bukan diperuntukkan bagi penyuka kecepatan. Yang pasti, skuter listrik adalah kendaraan masa depan dengan biaya operasional yang rendah serta tidak menimbulkan emisi.

Foto Produk : 



" Berikut Review Motor Listrik Viar Q1 by Autonetmagz  "





Baca selengkapnya