Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Thursday, January 4, 2018

Bendungan di Semarang Ini Bakal Bisa Hasilkan Listrik Berkat Panel Surya

Bendungan di Semarang Ini Bakal Bisa Hasilkan Listrik Berkat Panel Surya

Bendungan di Semarang Ini Bakal Bisa Hasilkan Listrik Berkat Panel Surya

Bendungan Jatibarang in tidak hanay akan di jadikan salah satu objek wisata saja tetapi juga sebagai penerapan teknologi energi terbarukan di Indonesia terus dilakukan. Seperti yang sedang dikerjakan di Bendungan Jatibarang, Semarang Jawa Tengah yang memanfaatkan lahan bendungan sebagai lokasi penempatan panel-panel surya. Panel surya ini nantinya akan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 300 KwH dan akan digunakan untuk operasional bendungan. 
Seperti diberitakan detikFinance (03/01) Meneteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pembangungnan pembangkit listrik tenaga surya tersebut membutuhkan 936 panel surya. Pembangunan yang diserahkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana Ditjen Sumber Daya Air. 
"Listrik yang dihasilkan masuk dalam sistem PLN, sehingga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengoperasian bendungan secara mandiri. Pembangunan panel surya ini merupakan proyek percontohan dalam rangka mengoptimalkan aset bendungan. Jadi tidak hanya di tubuh bendungan saja, tapi nanti di badan-badan air bendungan, sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan," ujar Basuki. 
Sementara model pembangunan panel surya ini nantinya akan diterapkan ke berbagai bendungan lainnya. Yakni penerapan sumber energi operasional bendungan yang diambil dari panel surya.
Tidak hanya untuk pemberian daya bagi bendungan, pengembangan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata di Semarang. Namun yang akan menjadi tantangan adalah bagaimana menjaga pengoperasian panel surya ketika wilayah sekitar Jatibarang yang memang dihuni oleh hewan-hewan liar. 
"Gedung pengelola cukup bersih dan dikelola dengan baik karena memang ini menjadi daerah tujuan wisata di Kota Semarang. Banyak sekali satwa-satwa seperti kera. Hal ini menjadi tantangan dalam perawatan dan pengoperasian panel surya," jelasnya.
Bendungan Jatibarang sendiri memiliki luas genangan 189 hektar dan dimulai sejak Oktober 2009 dan pada 4 Mei 2015. Sementara  volume tampungnya mencapai 20,4 juta m3 dan mampu pengurangan risiko banjir di Kota Semarang hingga sebesar 2,7 juta m3. Waduk ini juga menjadi sumber air baku untuk wilayah Kota Semarang Barat sebesar 1.050 liter/detik. 
Sedangkan kemampuannya dalam menghasilkan listrik sebesar 1,5 Megawatt. Sehingga mampu menerangi 300.000 jiwa di di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Semarang Barat, Tugu, Ngaliyan.
Baca selengkapnya

Wednesday, December 27, 2017

Berani Coba ! DreadOut : Game Horor Klasik yang dipadu Budaya Indonesia.

DreadOut, sebuah game horor buatan Indonesia yang terinspirasi dari game horor klasik seperti Fatal Frame ini dibuat oleh studio lokal asal Bandung yaitu Digital Happiness. Melihat kondisi game horor zaman sekarang yang tidak lagi memiliki getaran-getaran layaknya game horor tahun 90an, apakah game indie yang didukung oleh website crowdsourcing Indiegogo ini bisa menggebrak dunia video game horor lewat gameplay dan atmosfer yang ditawarkan?
Sebelum peluncuran resminya besok, kami akan memberikan memberikan ulasan game ini sebagai bahan referensi Anda.

Jangan Takut

DreadOut bercerita tentang sekelompok pelajar yang terpaksa masuk ke sebuah kampung yang terbengkalai ketika mereka sedang melakukan karyawisata. Anda akan bermain sebagai Linda, seorang siswi SMA yang merupakan salah satu dari kelompok pelajar tersebut. Dalam kampung tersebut, Linda dan kawan-kawan terperangkap dalam sebuah sekolah yang berhantu dan mereka terpisah satu sama yang lain. Linda yang dibekali telepon genggamnya kini harus berusaha mencari teman-temannya dan juga mencari jalan untuk keluar dari tempat terkutuk itu.
Melalui sinopsis tersebut, nampaknya cerita dalam DreadOut terdengar agak klise layaknya cerita dalam sebuah film horor pada umumnya, tapi bukan dari nilai tersebut DreadOut menunjukkan kebolehannya.
Review-DreadOut-Screenshot-1
DreadOut mungkin salah satu game yang bisa menunjukkan atmosfer mencekam secara baik. Dari awal permainan saja Anda sudah disuguhi lantunan ‘Lengser Wengi’ yang dijamin bisa membuat bulu kuduk berdiri. Untuk orang luar negeri, mungkin lagu tersebut hanyalah sebuah pembuka biasa, namun bagi kita yang merupakan orang Indonesia, lagu tersebut memberikan dampak yang berbeda karena kita mengenalnya bukan? DreadOut nampaknya lebih fokus untuk memberikan pengalaman budaya lokal dan saya rasa hal itu sangatlah tepat mengingat budaya Indonesia memiliki potensi untuk diolah dan menjadikan sebuah karya memiliki nilai eksotis.
Inti dari sebuah suasana yang mengerikan dalam media visual adalah adanya keterbatasan yang membuat kita mengira-ngira ada sesuatu yang tidak diketahui di hadapan kita. Saya rasa DreadOut melakukan kerja yang sangat baik dalam bagian itu. Mulai dari jarak pandang yang pendek serta tingkat pencahayaan yang benar-benar gelap secara tidak langsung membuatmu membayangkan bahwa ada ‘sesuatu’ yang menunggu di balik kegelapan itu. Hal ini pernah digunakan pada beberapa macam game horor seperti Silent Hill dan hasilnya juga sama seramnya.
Review-DreadOut-Screenshot-6
Tidak hanya itu saja, desain level yang ada dalam DreadOut juga dibuat cukup mencekam lewat penataan objek-objek yang ada. Dalam game ini, Anda terkurung dalam sebuah sekolah, dan biar saya perjelas bahwa gedung sekolah adalah salah satu tempat terbaik untuk dijadikan sebuah setting film atau game horor. Sebagai contoh, DreadOut menggunakan objek kursi dan meja dalam kelas untuk membentuk sebuah formasi meja-kursi yang terlihat menyeramkan. Kemudian, adanya objek-objek mencolok yang seharusnya tidak ada dalam sebuah sekolah, coretan di dinding serta banyak objek rusak yang termakan waktu sangat menambah nuansa seram dalam game ini.
DreadOut nampak jelas menggunakan konten lokal sebagai daya tarik utama. Selain untuk keperluan inti gameplay, ada pula hal-hal lain dari penggunaan materi lokal itu yang membuat kamu malah tersenyum sendiri. Contohnya di bagian poster-poster yang terpampang di dinding yang kebanyakan mengingatkan kita betapa noraknya iklan tempel yang ada di Indonesia. Selain itu ada juga penampakan dari hal-hal yang sering kita lihat di pinggir jalan sebelum masuk ke gedung sekolah seperti stand yang menjual CD lagu bajakan bahkan hingga bunga obitueri yang bertuliskan ‘Turut Berduka Cita (nama backer)’ juga ada. Sebelum Anda ketakutan sepertinya Anda akan tertawa sendiri dulu (dan itu pasti buat orang di sekitar Anda ketakutan).

Buka Matamu, Buka Telingamu

Review-DreadOut-Screenshot-3
Salah satu elemen dalam sebuah game horor adalah jumpscare, namun banyak di antara game horor yang ada malah memberikan jumpscare secara ‘murahan’. Contohnya seperti menggunakan efek suara yang keras secara tiba-tiba tapi kita tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dalam DreadOut, hal tersebut tidak akan Anda temukan, melainkan DreadOut memberikan pengalaman jumpscare tersebut secara bertahap namun tetap mengagetkan. Saya tidak bisa memberikan contoh karena itu akan merusak pengalaman bermain, tapi kalau Anda coba sendiri, Anda pasti cukup mengerti apa yang saya maksudkan.
Ada juga satu aspek yang ingin saya ulas yaitu di bidang suara. Karakter dalam DreadOut menggunakan bahasa Inggris dalam percakapannya untuk sementara ini dan nantinya Digital Happiness akan memberikan patch untuk bahasa Indonesia. Tidak ada sesuatu yang istimewa di bagian ini namun begitu saya mendengar efek suara seperti ambience, saya cukup terkejut karena DreadOut juga bisa menghantarkan atmosfer mencekam hanya lewat suara. Saya acungkan jempol buat sound designer-nya karena suara yang dipilih sangatlah tepat dan mampu membuat saya merinding. Suara-suara tersebut bukan suara keras yang tiba-tiba muncul melainkan malah suara-suara samar yang justru bisa membuat Anda berkeringat dingin.
Meskipun memiliki impresi yang cukup baik, DreadOut masih mengalami beberapa masalah di berbagai bagian. Pada teksur objek 3D, masih ada ketidak seimbangan kualitas tekstur. Beberapa objek dalam game memiliki kualitas tekstur yang baik dan kebanyakan memiliki tekstur yang rendah. Selain tekstur, masih juga ada objek yang terkena clipping sehingga kadang terlihat menghilang dari pandangan. Untuk bagian modeling dan rigging dari karakter sendiri juga masih terlihat agak kasar dan begitu dianimasikan, deformasi dari bagian-bagian tubuh terlihat tidak alami.
Review-DreadOut-Screenshot-4
Untuk gameplay, sebenarnya game ini menganut cara bermain yang sederhana. Anda cukup mengambil foto dari hantu yang Anda temui untuk mengalahkannya dan semua foto yang Anda ambil bisa disimpan dalam galeri. Beberapa hantu memiliki cara tersendiri untuk dikalahkan dan itu menambah variasi dalam permainan. Sayangnya, game ini tidak memiliki in-game tutorial sehingga sebelum Anda memulai permainan ada baiknya membaca terlebih dahulu panduan yang ada. Cara ini cukup konvensional dan mengingatkan saya tentang manual untuk bergerak dalam game Resident Evil tempo dulu.
Satu hal yang cukup membuat saya frustasi memainkan DreadOut adalah tujuan yang tidak jelas. Tujuan dalam game ini diperlihatkan dalam bentuk potongan cerita sehingga saya sendiri sering bingung sebenarnya yang harus saya cari itu apa. Hal seperti ini sebenarnya sudah cukup lumrah di kalangan game pixel horor, namun karena DreadOut adalah sebuah game 3D, maka area yang harus dijelajahi menjadi lebih luas sehingga Anda malah kebingungan lebih dahulu sebelum bisa menemukan jalan keluar.

Putusan

DreadOut adalah sebuah game horor yang memiliki gameplay klasik dan atmosfer yang benar-benar mencekam. Meskipun game ini masih memilki masalah di bidang teknis dan gameplay, DreadOut tetap wajib Anda mainkan terutama jika Anda penggemar game horor dan juga ingin mendukung developer Indonesia.

Download Game DreadOut PC Terbaru

Download Game DreadOut Act 2 Full Crack

  • Single Link : [Download]
  • Part Links  : 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12
  • Password : 
  • File Size : 6.6 Gb

Download Game DreadOut: Keepers of The Dark Full Version

Baca selengkapnya

Rekomendasi 6 Merk Sepatu Sneakers dan Sport Buatan Lokal



Rekomendasi 6 Merk Sepatu sneakers dan sport Lokal - Sekarang ini banyak merk lokal yang go internasional. Mulai dari tas, baju, hingga sandal dan sepatu. Bahkan, merk lokal ini gak bisa dipandang sebelah mata. Desainnya gak kalah dengan buatan desainer ternama. Selain itu, sepatu ini juga nyaman digunakan. Gak heran, banyak merk lokal yang meroket dengan cepat.
Jika kamu sedang mencari sepatu sneakers dan sport, coba deh 6 Merk Sepatu Lokal ini. Siapa tahu kamu bakal menemukan sepatu idamanmu di sini !

 1. Saint Barkley 



Saint Barkley adalah merek sepatu yang sedang berkembang dari Bandung, Indonesia. Produk ini awalnya  digagas David dan Alvi saat keduanya melakukan reuni SMP beberapa tahun lalu. Idenya adalah untuk memiliki bisnis yang berbeda dari yang lain (di mana saat itu Bandung sudah terlalu ramai dengan bisnis pakaian).
 Nama Saint Barkley pun diputuskan sebagai brand sepatu berlogo pohon cemara ini.
Berbeda dengan industri lainnya, Saint Barkley hadir ke dalam dunia anak muda dengan beragam passion. Sesuai dengan segmentasinya, Saint Barkley hadir sebagai pilihan lain ke anak muda yang dinamis dan menginginkan hal berbeda atau anti mainstream. Hal ini dikarenakan beberapa koleksi Saint Barkley lebih mengusung model klasik atau back to eighties.

Berikut Contoh Produknya :









2. Prodigo



Kami kembali menghadirkan salah satu produk sepatu terbaik dari produksi dalam negeri sepatu prodigo. Hadir dengan desain yang menarik serta dilengkapi dengan bahan terbaik sehingga mampu menjadi salah satu sepatu yang memiliki kualitas terbaik dikelasnya serta mampu bersaing dengan produk sepatu dari luar. keunikan dari sepatu untuk detailing diberi desain batik pada bagian dalam sepatu & Juga peta Indonesia, Serta varian sepatunya mengunakan nama-nama yang serba Indonesia dari binatangnya, bunga, daerah dan upacara adat.

 Berikut Contoh Produknya :











3. Geoff Max



Ditengah ramainya sneakers premium yang lalu lalang di sejumlah toko sepatu tertentu, di mall, atau di outlet premium, ada fakta anak-anak muda jaman sekarang untuk beraktivitas lebih sering memilih untuk menggunakan sneakers casual.
Sebagai pedagang produk footwear di dunia fashion lokal, Yusuf dan rekan sesama founder Geoff Max, Fauzan Efwanda, melihat bahwa sebenarnya tren footwear atau sneakers premium atau masa kini itu justru lebih ramai fake-nya di pasaran. Oleh karena itu footwear mereka hadir di pasaran, serta mengakrabkan diri dengan anak-anak muda dan kaum urban dengan produk originalnya yang kini juga sudah beredar di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa.
Berikut Contoh Produknya :









4. League


League, yang resmi berdiri pada tahun 2003, merupakan brand Indonesia yang khusus memproduksi produk-produk olahraga berkualitas internasional.
Dengan rangkuman 20 tahun kerja keras, disiplin, dan inovasi dalam memproduksi produk olahraga merek kelas dunia, pengalaman dan kemampuan League dalam mendesain dan memproduksi produk olahraga tidak perlu dipertanyakan lagi.
Dalam setiap proses produksinya, League selalu mengutamakan 3 aspek: kualitas, kenyamanan, dan desain.

Berikut Contoh Produknya :









5. Tomkins


Sebagian orang awam mengira sepatu tomkins adalah sepatu merk international dan diproduksi di luar negeri. Padahal sebenarnya ini merupakan produksi asli Indonesia yang memang benar-benar produk lokal. Merk tomkins ini sendiri diproduksi oleh PT. Primarindo Asia Infrastructure yang memang berfous pada produksi alas kaki tertutup. Sebenarnya perusahaan ini sudah berdiri sejak 1996 dan telah melayani banyak produksi sepatu dari luar negeri seperti sepatu Rebook, Fila, Puma, dan lainnya. Namun pada tahun 2000, perusahaan ini mulai fokus pada pasar domestik dan memproduksi merk sendiri yakni, Tomkins. Tidak butuh waktu lama, perusahaan ini mampu merambah Indonesia dengan cepat dengan penyebaran produk miliknya.
Tomkins memang dikenal memiliki banyak variasi yang bisa dipilih, Anda bisa memilih sepatu olahraga, sepatu gunung, sepatu harian, atau sepatu futsal, semuanya ada. Selain memiliki banyak varian, produk sepatu ini memiliki harga yang relatif cukup murah. Apalagi jika dibandingkan dengan kualitasnya, produk ini bisa dibilang sangat murah.

Berikut Contoh Produknya :











6. Piero


Piero, itulah nama sepatu produk lokal asli Indonesia yang sudah mendunia. Ya, sepatu piero bisa dibilang sanggup bersaing dengan produk lain diluar sana. Sayangnya pasar Indonesia sendiri masih dikuasai produk asing yang diimport dari luar negri, padahal ada produk lokal asli Indonesia yang harganya jauh lebih murah dan kualitasnya sebanding dengan produk import dari luar negri. Saat ini, akan dibahas Sejarah Sepatu Piero kenapa bisa dinamakan seperti itu.
Berikut Contoh Produknya :










Pilih Merek Sepatu Lokal Yang Mana?
Masuknya banyak produk sepatu luar negeri di Indonesia tentu akan membuat pengusaha sepatu berpikir ekstra agar mampu bersaing. Mulai dari desain sampai model yang selalu mengikuti tren, daftar 6 merek sepatu lokal diatas tentu membuktikan bahwa produk sepatu Indonesia tidak kalah dengan produk sepatu dari luar negeri. Setuju?


Baca selengkapnya